Kejadian tersebut bermula saat Barca mendapat sanksi larangan belanja pemain pada musim panas 2014 serta musim dingin 2015. Karena itu, manajemen memutuskan untuk memperpanjang kontrak Alves.
![]() |
| Agen Bola |
Ternyata, hal tersebut membuat Alves sakit hati. Pemain yang sukses mempersembahkan tiga gelar Liga Champions untuk Barca itu merasa dirinya sudah tidak diperlukan karena diperpanjang hanya untuk mengantisipasi larangan belanja pemain.
"Hengkang dari Barca dengan cara gratis jadi sebuah pukulan elegan. Dalam tiga musim terakhir, saya terus mendengar kabar 'Dani Alves akan pindah', tapi direksi tidak memberikan respons apa pun. Saya tentu kecewa," keluh Alves
"Mereka itu palsu dan tidak tahu terima kasih. Mereka tidak menghormati saya. Mereka hanya menawarkan kontrak saat mendapatkan sanksi (larangan transfer) dari FIFA," terang pemain 33 tahun tersebut.
“Oleh karena itu saya mengikuti permainan mereka dan saya memperpanjang kontrak, dengan memasukkan klausul yang membiarkan saya pergi tahun berikutnya. Para petinggi Barcelona tidak tahu bagaimana cara memperlakukan pemainnya,” pungkas Alves.
posted by :

No comments:
Post a Comment